IDNGem Scout: Faaris Silva Nurhidayat | Edisi 3 - Liga Nusantara 2025/2026
Daftar Isi
IDNGem Scout kali ini memasuki edisi ketiga untuk kategori Liga Nusantara 2025/2026. Sebelumnya saya sudah membahas edisi kedua dengan pemain bernama Zaid Imam Nawawi. Kamu bisa langsung membaca artikelnya di sini - IDNGem Scout: Zaid Imam Nawawi | Edisi 2 - Liga Nusantara 2025/2026
Nah, dalam edisi ketiga ini saya ingin membahas salah satu pemain muda yang berposisi sebagai pemain full-back atau wing-back kanan.
Nama pemainnya adalah Faaris Silva Nurhidayat.
Siapa dia dan bagaimana gaya permainannya? Mari simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.
Mengenal Sekilas Tentang Faaris Silva Nurhidayat
Faaris Silva Nurhidayat merupakan pemain asal Indonesia kelahiran Kuningan, 7 Juli 2008. Hingga tulisan ini dimuat maka usianya masih 17 tahun.
Meski dirinya lahir di Kuningan namun Faaris tumbuh dan besarnya itu di Bekasi. Saat ini ia berdomisili di Babelan, Kabupaten Bekasi.
Pada periode tahun 2015 s/d 2020, Faaris Silva sempat menimba ilmu di SSB Tunas Prima Bekasi. Kemudian pada tahun 2020 hingga 2023 ia melanjutkan karirnya di SSB Bekasi Raya.
Setahun berselang, Faaris melanjutkan karirnya ke jenjang yang lebih tinggi dengan bergabung ke Persija Jakarta. Ia sempat menjuarai kompetisi Piala Soeratin DKI Jakarta dan Nasional U-15 bersama Persija Muda yang mewakili DKI Jakarta.
Keberhasilan ini membuat dirinya berhasil masuk ke dalam skuad EPA dari Persija U18 di musim 2024/2025. Dalam catatan resmi Ileague.id, Faaris mencatatkan 2 penampilan untuk Persija U18 di EPA Liga 1 U-18 2024/25 serta 2 penampilan untuk Persija U20 di EPA Liga 1 U20 2024/2025.
Musim 2025/2026 ini, ia kembali melanjutkan kiprahnya bersama Persija di kompetisi EPA Super League. Tercatat dalam statistik sementara musim ini, Faaris sudah bermain sebanyak 2 kali bersama Persija U18 di EPA Super League U-18 serta sudah bermain sebanyak 5 kali bersama Persija U20 di EPA Super League U-20.
Namun, pada akhir tahun 2025 kemarin, ia dipinjamkan ke Persikutim United untuk mengikuti Liga Nusantara 2025/2026.
Informasi tambahan yang menarik bahwa Faaris Silva merupakan salah satu punggawa Timnas Indonesia U-17 yang ikut masuk ke dalam final squad dalam turnamen AFC U-17 Asian Cup 2025. Namanya tercatat dipanggil oleh coach Nova Arianto untuk mengikuti turnamen tersebut di Arab Saudi pada tahun 2025 lalu.
Semua informasi yang saya sebutkan di atas itu berdasarkan beberapa sumber yang saya temukan dan sudah saya olah dari internet. Berikut di bawah ini beberapa sumber informasi yang berasal dari internet:
- https://kuninganmass.com/mengenal-lebih-dekat-faaris-silva-nurhidayat-pemain-timnas-u-17-asal-kuningan/
- https://radarbekasi.id/2025/04/09/faaris-silva-bocah-bekasi-selain-zahaby-gholy-perkuat-timnas-u-17-indonesia/
- https://www.jawapos.com/sepak-bola-indonesia/015721028/nova-arianto-umumkan-30-pemain-penentu-nasib-timnas-indonesia-u-17-lolos-piala-dunia-u-17-2025-persija-jakarta-sumbang-7-nama
- https://x.com/wunderkid_id/status/1908069932031685086
- https://www.ileague.id/clubs/singleplayer/EPA_SUPER_LEAGUE_U20_2025-2026/faaris_silva_nurhidayat
- https://www.transfermarkt.co.id/faaris-nurhidayat/profil/spieler/1346619
Jika teman-teman ingin menambahkan informasi lagi mengenai Faaris Silva Nurhidayat maka nanti teman-teman bisa langsung saja menambahkannya di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah postingan ini.
Metode Scouting
Metode yang saya lakukan ini menggunakan Eye-Test melalui Video Scouting untuk melihat permainan dari Faaris Silva Nurhidayat selama bermain di Liga Nusantara 2025/2026.
Niat saya sebenarnya juga ingin menambahkan penggunaan data statistik individu yang lebih mendalam dari permainan Faaris Silva Nurhidayat sebagai bahan perbandingan terhadap apa yang sudah saya lihat permainannya secara langsung di lapangan melalui Video Scouting.
Namun, sayangnya saat ini saya belum bisa menemukan data statistik tersebut baik itu di website resmi PSSI maupun website resmi dari operator pengelola liga saat ini yaitu Ileague.
Maka itu, saya hanya bisa menyediakan data statistik umum saja di dalam pembahasan artikel ini.
Selanjutnya mengenai Video Scouting, kebetulan saya sudah menonton sekitar 3 pertandingan Persikutim United di Liga Nusantara musim ini yang kebetulan Faaris Silva bermain di pertandingan tersebut.
Adapun ketiga pertandingan ini adalah
- Persikutim United vs Persika Karanganyar (Group Stage C) - 20 November 2025
- Persikutim United vs Persibo Bojonegoro (Group Stage C) - 23 Desember 2025
- Persikutim United vs Rans Nusantara FC (Group Stage C) - 26 Januari 2026
Semua pertandingan tersebut saya tonton secara full match melalui kanal video streaming yang kebetulan menyiarkan pertandingan Liga Nusantara 2025/2026.
Nah, berikut hasil dari ulasan dan analisisnya di bawah ini:
Scouting Report: Faaris Silva Nurhidayat
Profil Pemain
- Tahun Kelahiran: 07-07-2008
- Usia: 17 tahun
- Kebangsaan: Indonesia
- Posisi: Right Full-back, Right Wing-back
- Klub: Persikutim United (On Loan from Persija Jakarta U20)
- Nomor Punggung: 21 (Liga Nusantara 2025/2026)
- Tinggi Badan: 172 cm
Positional Play
Faaris Silva bersama Persikutim United di Liga Nusantara 2025/2026 sempat ditangani oleh dua pelatih kepala berbeda yaitu coach Purwanto Suwondo dan coach Syafril Usman.
Kedua pelatih ini terlihat sama-sama menerapkan pola 4-2-3-1 sebagai formasi dasar di lapangan.
Coach Purwanto maupun Coach Syafril akan menempatkan Faaris Silva di posisi Full-back maupun Wing-back sebelah kanan dalam pola 4 bek di lini belakang.
Maka itu, Faaris akan sering kali untuk beroperasi di area kelebaran sebelah kanan lapangan pada saat fase menyerang maupun bertahan.
Defensive Play
Pada bagian ini, ada tiga aspek yang akan saya ulas dari permainan Faaris Silva. Ketiga aspek tersebut adalah Defending 1v1, Defending Space in Behind, dan Defending Crosses.
Defending 1v1
Faaris memiliki antisipasi yang baik dalam menutup pergerakan penyerang lawan ketika berhadapan 1v1.
Ia akan cenderung menurunkan posisi tubuhnya agar lebih dekat ke tanah terlebih dahulu untuk menjaga keseimbangannya dalam mengantisipasi gerakan lawan yang sedang menguasai bola di depannya sebelum dirinya merebut bola tersebut.
Selain itu, ia mampu menentukan waktu/timing secara tepat dan efektif dalam mengambil langkah untuk merebut bola dari penguasaan lawannya. Biasanya ia akan menggunakan Standing Tackle untuk mengambil bola dari lawannya.
Video Footage: Defending 1v1, Dynamic Pressing, and Defending Space in Behind
Saya kebetulan juga sudah menyediakan video footage dari permainan Faaris Silva Nurhidayat termasuk dengan hasil analisis mengenai aspek Defending 1v1, Dynamic Pressing, dan Defending Space in Behind di dalam videonya.
Berikut link videonya di bawah ini:
Dynamic Pressing
Faaris sering kali akan cepat untuk segera memberikan tekanan langsung terhadap lawan yang sedang menguasai bola di dekat dirinya dengan intensitas dan agresi yang tinggi sehingga lawan cukup kesulitan untuk memprogresikan serangan ketika berhadapan dengan dirinya secara 1v1.
Meski begitu, timing dalam menentukan momen untuk melakukan pressing ke depan terkadang masih kurang konsisten.
Dalam beberapa situasi, ia masih cukup terlalu terburu-buru dalam melakukan tekanan langsung tanpa memperhitungkan momen yang tepat untuk mengambil bola sehingga dirinya akan mudah dilewati oleh lawan yang punya Tactical Intellegence yang baik serta Press-Resistance yang tinggi.
Meski begitu, Faaris tetap menunjukkan Work Rate dan determinasi yang baik. Walaupun ia berhasil dilewati oleh lawannya, Faaris akan tetap berusaha sekuat mungkin untuk kembali mengejar lawan yang melewatinya tadi.
Selain itu, Ia juga mampu menjaga intensitas pressing selama 90 menit secara konsisten di lapangan.
Defending Crosses
Faaris mampu membaca arah permainan dengan baik terutama dalam mengantisipasi arah umpan diagonal maupun vertikal dari lawan.
Beberapa progresi umpan yang mengarah ke daerah pertahanan dari Persikutim United mampu ia antisipasi dengan menutup dan memotong jalur umpan tersebut secara efektif dan konsisten melalui intersep maupun sapuan bolanya.
Ia juga sangat komitmen dalam melakukan duel udara dengan lawannya untuk memenangkan perebutan bola di atas. Faaris sangat berani dan lugas dalam melakukan duel-duel udara. Beberapa kali ia terlihat mampu memenangi duel di udara dengan baik.
Defending Space in Behind
Awareness of Space atau kesadaran ruang terutama ketika bertahan masih menjadi hal yang perlu dikembangkan lebih baik dari aspek permainan Faaris Silva.
Kemampuan antisipasinya dalam menjaga ruang di belakang garis pertahanan masih terlihat kurang begitu konsisten.
Sering kali Faaris terlihat kurang cermat dalam menjaga area blindspot (titik buta) di sekitar belakang tubuhnya sehingga para penyerang lawan yang berada di dekat dirinya mampu dengan bebas untuk bergerak ke belakang garis pertahanan dari Persikutim United tanpa mendapatkan pengawalan yang baik dari Faaris.
Video Footage: Defending 1v1, Dynamic Pressing, Defending Space in Behind, and Defending Crosses
Saya kebetulan juga sudah menyediakan video footage dari permainan Faaris Silva Nurhidayat termasuk dengan hasil analisis mengenai aspek Defending 1v1, Dynamic Pressing, Defending Space in Behind, dan Defending Crosses di dalam videonya.
Berikut link videonya di bawah ini:
Attacking Play
Pada bagian ini, ada dua aspek yang akan saya ulas dari permainan Faaris Silva. Kedua aspek tersebut adalah Build-up Ability dan Attacking in Final Third.
Build-up Ability
Ketika membangun serangan, Faaris Silva akan sering beroperasi di sisi kelebaran (wide) sebelah kanan.
Beberapa variasi akan ia lakukan dalam mendistribusikan bola seperti memberikan umpan-umpan diagonal maupun vertikal ke depan. Namun, terlihat kemampuan progresi bola melalui umpan-umpannya masih kurang solid dan konsisten.
Baik itu dari arah dan visi yang ingin ia tunjukkan sebenarnya terlihat jelas namun Faaris terlihat masih kurang begitu cermat dan tenang dalam memberikan umpan progresi ke depan sehingga beberapa kali jangkauan umpannya ke rekan-rekannya tersebut terlihat masih kurang begitu maksimal.
Meski begitu, ketika Faaris terlihat melakukan kesalahan dalam melakukan build-up sehingga memungkinkan dirinya kehilangan penguasaan bola maka Faaris akan dengan sigap untuk kembali merebut kembali bola tersebut.
Attacking in Final Third
Faaris memiliki kecenderungan untuk melakukan pergerakan Overlap ke depan. Ia akan mengandalkan akselerasi dan kelincahannya dalam melakukan Ball-Carrying. Terlihat Faaris memiliki akselerasi yang baik dalam jarak pendek-menengah.
Faaris juga tidak ragu-ragu untuk berhadapan 1v1 dengan lawannya ketika sedang menguasai bola. Sering kali ia akan menggunakan kemampuan Direct-Dribbling untuk melewati lawannya 1v1.
Kehadirannya di sisi kelebaran dari serangan Persikutim United terlihat cukup baik dalam memberikan support serangan di sebelah kanan. Ia mampu memainkan Combination Play dengan baik di sisi kanan serangan tim.
Selain itu, ia juga akan memberikan beberapa variasi umpan seperti crossing maupun umpan diagonal ke kotak penalti lawan.
Namun, jangkauan final pass yang ia berikan ke final third melalui crossing maupun beberapa umpan diagonalnya terlihat masih sering kali kurang begitu konsisten dan kurang akurat sehingga kemampuan teknisnya dalam mendistribusikan masih perlu dikembangkan lebih baik lagi ke depannya.
Video Footage: Build-up Ability and Attacking in Final Third
Saya kebetulan juga sudah menyediakan video footage dari permainan Faaris Silva Nurhidayat termasuk dengan hasil analisis mengenai aspek Build-up Ability dan Attacking in Final Third di dalam videonya.
Berikut link videonya di bawah ini:
Statistik Individu
Faaris Silva Nurhidayat mencatatkan waktu 731 menit bermain dari hasil 10 penampilannya bersama Persikutim United selama bermain di Liga Nusantara 2025/2026. Dari seluruh 8 penampilannya ini, Faaris turun sebagai starter sebanyak 7 kali yang di mana 5 diantaranya bermain selama 90 menit penuh.
- Appearances: 10 (7 Starting/3 Substitute)
- Minutes Played: 731
- Yellow Card: 2
Untuk statistik individu di atas saya ambil datanya dari website ileague.id dan transfermarkt.co.id.
Conclusion
Faaris Silva Nurhidayat merupakan full-back ataupun wing-back kanan dengan karakter determinasi yang tinggi terutama ketika bertahan maupun menyerang di sisi lebar lapangan.
Permainannya cukup solid ketika bertahan. Ia mampu mengantisipasi pergerakan lawannya 1v1 dengan baik serta memutus jalur umpan crossing maupun diagonal secara dengan antisipasi serta reading the game yang tepat.
Faaris juga memiliki komitmen yang tinggi dalam melakukan duel-duel udara dengan lawannya untuk merebut bola di atas.
Secara keseluruhan etos kerjanya ketika defense terlihat sangat baik meskipun masih inkonsisten dalam menjaga area di belakang garis pertahanan tim. Maka itu, kemampuan Spatial Awareness ketika bertahan masih perlu dikembangkan lebih baik lagi ke depannya.
Dalam aspek menyerang terutama ketika melakukan Build-up, Faaris terlihat masih kurang begitu konsisten dalam memberikan progresi bola secara efektif.
Beberapa variasi umpan distribusi maupun progresi yang ia lakukan di final third terlihat belum begitu maksimal meski arah maupun visinya terlihat dengan jelas terhadap rekan-rekannya.
Potensi kemampuannya dalam menyerang sebenarnya terlihat sangat baik mengingat ia memiliki keberanian dalam melakukan overlapping menggunakan kemampuan dribbling 1v1 serta punya akselerasi kecepatan yang sangat baik dalam ball-carrying untuk jarak dekat-menengah.
Namun, hal ini tentu harus bisa lebih dimaksimalkan lagi dengan berupaya untuk terus mengembangkan atribut teknikal terkait kemampuan dalam mendistribusikan maupun memprogresikan bola secara efektif.
Meski belum bisa mencatatkan statistik yang solid, namun saya yakin Faaris bisa mencapai potensi tertinggi jika terus secara konsisten untuk selalu meningkatkan performa serta kemampuannya saat ini mengingat usianya masih sangat muda dan masih memiliki masa karir yang panjang ke depannya.
Projection Level
Menurut opini saya, berdasarkan hasil dari analisis di atas maka Faaris bisa diproyeksikan sebagai pemain reguler yang bermain di kompetisi Indonesia Championship atau Liga 2 ke depannya.
Namun, saya juga percaya ia bisa kompeten untuk bermain di Indonesia Super League atau Liga 1 suatu hari nanti dengan catatan ia perlu mengembangkan kemampuannya lebih baik lagi terutama dalam aspek Game Awareness ketika bertahan serta kemampuan Build-up dan progresi ketika menyerang.
Penutup
Selesai sudah pembahasan artikel dari IDNGem Scout: Faaris Silva Nurhidayat | Edisi 3 - Liga Nusantara 2025/2026 kali ini. Saya sangat tertarik untuk melihat perkembangan lebih lanjut dari permainan Faaris Silva di masa mendatang nanti.
Usianya masih sangat muda dan lebih baiknya lagi ia punya modal awal sebagai mantan pemain Timnas Indonesia U-17 sebelumnya serta mampu dipercaya sebagai pemain utama di Liga Nusantara.
Maka itu, saya berharap tentunya ia bisa terus mendapatkan jam terbang yang tinggi di klubnya saat ini untuk bisa mengeluarkan seluruh potensi yang saat ini ia miliki. Saya juga berharap ia bisa terus mengembangkan performanya secara konsisten supaya dirinya bisa bermain di level kompetisi yang lebih tinggi lagi.
Selain dari tulisan di blog ini, saya juga memiliki ulasan dan analisa berdasarkan metode FA 4 Corner Model (Technical, Tactical, Physical, dan Mental) dari permainan Faaris Silva Nurhidayat dalam bentuk Player Report. Berikut laporannya di bawah ini:
Tentu semua ulasan dan analisa ini merupakan hasil opini pribadi saya setelah menonton permainan Faaris Silva Nurhidayat secara lengkap melalui metode Video Scouting.
Saya tentunya akan senang hati dalam menerima feedback dari teman-teman yang sudah membaca artikel ini terutama bagi pembaca yang sudah paham dan banyak pengalamannya dalam melakukan Scouting.
Teman-teman bisa memberikan komentar mengenai saran dan kritik terhadap tulisan saya ini di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah.
Saya juga membuka ruang diskusi terbuka bagi teman-teman untuk membahas pemain ini tentunya di kolom komentar.
Mungkin itu saja dari saya, dan saya ucapkan terima kasih bagi teman-teman yang sudah membaca tulisan saya ini.
Nantikan juga tulisan-tulisan dari saya mengenai IDNGem Scout selanjutnya di blog ini.
%20(1).png)


%20(1)%20(1).png)


Post a Comment
Mohon untuk tidak menghabiskan waktu berharga milkmu hanya untuk memberikan komentar SPAM di sini!