Nah, dalam edisi keempat ini saya ingin membahas salah satu pemain muda yang berposisi sebagai pemain full-back atau wing-back kiri.
Nama pemainnya adalah Raditya Yugie Rahardjo.
Siapa dia dan bagaimana gaya permainannya? Mari simak pembahasan selengkapnya di bawah ini.
Mengenal Sekilas Tentang Raditya Yugie Rahardjo
Raditya Yugie Rahardjo merupakan pemain asal Indonesia kelahiran Medan, 16 Mei 2007. Hingga tulisan ini dimuat maka usianya masih 18 tahun.
Raditya merupakan anak dari pesepakbola terkenal di Indonesia terutama bagi fans PSMS Medan yaitu Legimin Rahardjo.
Raditya mengawali karir sepakbolanya bersama SSB Klumpang Putra. Pada periode tahun 2022-2023, ia sempat bermain bersama PSSA Asahan U15 dan PPLP Sumut. Kemudian pada tahun 2023, Radit bergabung dengan klub Ibukota Persija Jakarta untuk mengikuti turnamen EPA Liga 1 U-16 2023/2024.
Bersama Persija U16, Raditya berhasil mencatatkan 25 penampilan dan 1 gol di EPA Liga 1 U16 2023/2024. Tahun selanjutnya yaitu 2024, nampaknya ia dipromosikan ke tim U-18 dan berhasil mencatatkan 9 penampilan di EPA Liga 1 U18 2024/2025.
Musim ini, ia masih berseragam Persija Jakarta U-20 untuk mengikuti EPA Super League U-20 2025/2026. Namun, ia sempat dipinjamkan ke Persikutim United yang bermain di Liga Nusantara 2025/2026.
Semua informasi yang saya sebutkan di atas itu berdasarkan beberapa sumber yang saya temukan dan sudah saya olah dari internet. Berikut di bawah ini beberapa sumber informasi yang berasal dari internet:
- https://www.ligaindonesiabaru.com/clubs/singleplayer/epa_super_league_u18_2025-2026/raditya_yugie_rahardjo_?token=UDAuNjMxMTkyMzI=
- https://www.transfermarkt.co.id/raditya-rahardjo/profil/spieler/1346599
- https://www.instagram.com/p/COKJQNwMPSd/
Tidak banyak informasi yang bisa saya bagikan sehingga kalau teman-teman ingin menambahkan informasi lagi mengenai Raditya Yugie Rahardjo maka nanti teman-teman bisa langsung saja menambahkannya di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah postingan ini.
Metode Scouting
Metode yang saya lakukan ini menggunakan Eye-Test melalui Video Scouting untuk melihat permainan dari Raditya Yugie Rahardjo selama bermain di Liga Nusantara 2025/2026.
Niat saya sebenarnya juga ingin menambahkan penggunaan data statistik individu yang lebih mendalam dari permainan Raditya Yugie Rahardjo sebagai bahan perbandingan terhadap apa yang sudah saya lihat permainannya secara langsung di lapangan melalui Video Scouting.
Namun, sayangnya saat ini saya belum bisa menemukan data statistik tersebut baik itu di website resmi PSSI maupun website resmi dari operator pengelola liga saat ini yaitu Ileague.
Maka itu, saya hanya bisa menyediakan data statistik umum saja di dalam pembahasan artikel ini.
Selanjutnya mengenai Video Scouting, kebetulan saya sudah menonton sekitar 4 pertandingan Persikutim United di Liga Nusantara musim ini yang kebetulan Raditya Rahardjo bermain di pertandingan tersebut.
Adapun keempat pertandingan ini adalah
- Persikutim United vs Sang Maestro FC (Group Stage C) - 8 Desember 2025
- Persikutim United vs RANS Nusantara FC (Group Stage C) - 16 Desember 2025
- Persikutim United vs Persika Karanganyar (Group Stage C) - 20 Desember 2025
- Persikutim United vs Persibo Bojonegoro (Group Stage C) - 23 Desember 2025
Semua pertandingan tersebut saya tonton secara full match melalui kanal video streaming yang kebetulan menyiarkan pertandingan Liga Nusantara 2025/2026.
Nah, berikut hasil dari ulasan dan analisisnya di bawah ini:
Scouting Report: Raditya Yugie Rahardjo
Profil Pemain
- Tahun Kelahiran: 16-05-2007
- Usia: 18 tahun
- Kebangsaan: Indonesia
- Posisi: Left Full-back, Left Wing-back, Centre Back
- Klub: Persikutim United (On Loan from Persija Jakarta U20)
- Nomor Punggung: 24 (Liga Nusantara 2025/2026)
- Tinggi Badan: 179 cm
Raditya Rahardjo bersama Persikutim United di Liga Nusantara 2025/2026 biasanya akan ditempatkan dalam posisi Left-Back dalam formasi 4-2-3-1 yang diterapkan oleh coach Purwanto Suwondo.
Meski begitu, ia sempat dipindahkan posisi menjadi Centre Back pada saat bertanding menghadapi RANS Nusantara meskipun itu hanya sebentar saja karena dirinya harus diganti lebih cepat akibat cedera.
Video Clip 1: Raditya (No. 24) bermain sebagai CB
Defensive Play
Defending 1v1
Ketika bertahan dalam situasi 1v1, biasanya Raditya akan mengantisipasi lawannya dengan membayangi serta menutup pergerakannya. Ia akan cenderung menggunakan standing tackle untuk merebut penguasaan bola dari penyerang lawan dengan memanfaatkan kekuatan fisiknya dalam melakukan duel badan dengan penyerang lawan.
Antisipasi serta pemosisiannya terlihat cukup baik untuk memberikan dukungan bagi rekannya di sisi kelebaran melalui positional play ketika dirinya sedang bertahan.
Namun, Ia terlihat akan cukup kesulitan dalam menghadapi penyerang lawan yang memiliki kelincahan serta akselerasi yang sangat bagus karena ia bukan tipe pemain yang cepat dalam melakukan sprint jarak pendek-menengah sehingga beberapa kali ia kerap sedikit terlambat dalam melakukan recovery position.
Dynamic Pressing
Pada saat transisi bertahan, ia akan cenderung tetap di posisinya untuk mempertahankan shape bertahan di lini belakang.
Ia baru akan memberikan pressing tinggi jika penyerang lawan yang sedang menguasai bola sudah berada tepat di depannya.
Kemampuannya dalam memberi tekanan untuk menutup gerakan lawannya sebenarnya terlihat cukup efektif untuk menghambat dan menyulitkan lawannya yang sedang menguasai bola. Namun, terkadang timing dalam memberikan pressing terlihat masih bisa ditingkatkan lebih baik lagi.
Defending Crosses
Antisipasinya dalam menyambut umpan crossing lawan terlihat cukup baik dan solid. Ia mampu membaca arah crossing yang menuju ke daerah pertahanannya dengan mengantisipasinya secara efektif melalui sapuan menggunakan kepala atau kakinya.
Selain itu, ia juga tidak segan untuk melakukan lompatan di udara dalam melakukan perebutan bola atas dengan penyerang lawan.
Meski terkadang timing dalam melakukan lompatannya masih belum sepenuhnya konsisten namun terlihat ia cukup kompeten dalam melakukan duel udara dengan beberapa kali mampu memenangi duel bola atas dari lawannya dengan memanfaatkan kemampuan fisiknya.
Defending Space in Behind
Ketika transisi bertahan, ia menunjukkan kemampuan yang baik dalam membaca arah serangan progresi lawan dengan mampu beberapa kali menutup ruang pergerakan dari lawannya serta memotong jalur umpan progresi dari tim lawan.
Meski begitu, ia sering kali masih kurang begitu cermat dalam melihat dan mengantisipasi pergerakan dari penyerang lawan yang muncul dari ruang di belakang lini ketika bertahan.
Reaksinya untuk melakukan recovery run di sisi kelebaran juga terlihat beberapa kali masih kurang begitu cepat ketika fase transisi bertahan.
Attacking Play
Pada bagian ini, ada dua aspek yang akan saya ulas dari permainan Raditya Rahardjo. Kedua aspek tersebut adalah Build-up Ability dan Attacking in Final Third.
Build Up Ability
Ketika Build-up. pergerakannya akan lebih sering melebar di Wide Area. Ia akan cenderung memprogresikan serangan melalui umpan-umpan diagonal maupun crossing dari sisi kelebaran sebelah kiri.
Sumber Foto Instagram: @persikutimunitedFirst touch dari kaki kirinya terlihat cukup tajam dan baik ketika mengontrol bola. Ia akan cenderung langsung untuk memberikan umpan progresi daripada melakukan overlap ke depan. Timing dalam memberikan distribusi umpan ke rekannya maupun memprogresikan serangan ke depan terlihat cukup baik dan efektif.
Attacking in Final Third
Beberapa variasi umpan progresi melalui umpan pendek maupun diagonal ke depan terlihat sangat efektif untuk membantu progresi serangan tim dari sisi kelebaran.
Jangkauan umpan serta visi permainannya dalam memprogresikan serangan dari sisi kelebaran terlihat sangat baik dan solid. Ia mampu memberikan umpan progresi yang efektif untuk membongkar ruang antar lini pertahanan lawan di middle third serta mampu secara efektif memberikan umpan crossing ke rekannya yang berada di kotak lawan.
Statistik Individu
Raditya Rahardjo mencatatkan waktu 453 menit bermain dari hasil 7 penampilannya bersama Persikutim United selama bermain di Liga Nusantara 2025/2026.
Video Clip 2: Raditya (No. 24) beri Assist kepada Johan Yoga
Ia juga berhasil mencatatkan satu assist ketika berhadapan dengan Persika Karanganyar (20 Desember 2025) berkat hasil umpan crossing-nya yang berhasil ia kirimkan ke arah Johan Yoga dan berhasil pula dikonversikan menjadi gol.
- Appearances: 7 (4 Starting/3 Substitute)
- Minutes Played: 453
- Assist: 1
- Yellow Card: 1
Untuk statistik individu di atas saya ambil datanya dari website ileague.id dan transfermarkt.co.id.
Conclusion
Raditya Raharjo merupakan Full Back ataupun Wing Back kiri yang memiliki pendekatan permainan yang cenderung defensive.
Ia menunjukkan pemahaman serta kemampuan bertahan yang solid terutama dalam melakukan duel udara serta antisipasinya terhadap progresi serangan lawan melalui umpan crossing.
Lalu, kemampuan bertahannya dalam situasi 1v1 sebenarnya terlihat cukup baik meskipun kecermatannya dalam menjaga ruang di belakang garis pertahanan terlihat masih belum sepenuhnya konsisten.
Raditya terlihat berperan sangat baik sebagai distributor bola melalui umpan-umpan diagonal serta crossing dengan jangkauan umpan yang cukup bagus. Ia mampu memberikan support secara efektif terhadap progresi serangan tim pada sisi kelebaran sebelah kiri.
Namun. ia perlu mengembangkan kemampuan akselerasi serta kecepatannya dalam melakukan recovery position pada saat transisi bertahan serta meiningkatkan defensive awareness dalam menjaga ruang di belakang garis pertahanan. Ia juga perlu menambah variasi serangan dari sisi kelebaran dengan mengembangkan kemampuannya dalam melakukan overlapping.
Projection Level
Menurut opini saya, berdasarkan hasil dari analisis di atas maka Raditya bisa diproyeksikan sebagai pemain reguler yang bermain di kompetisi Indonesia Championship atau Liga 2 ke depannya.
Namun, saya juga percaya ia bisa kompeten untuk bermain di Indonesia Super League atau Liga 1 suatu hari nanti dengan catatan ia perlu mengembangkan kemampuannya lebih baik lagi terutama dalam aspek Defending Space in Behind serta mengembangkan kemampuan kecepatannya dalam melakukan recovery position.
Penutup
Selesai sudah pembahasan artikel dari IDNGem Scout: Raditya Yugie Rahardjo | Edisi 4 - Liga Nusantara 2025/2026 kali ini. Saya sangat tertarik untuk melihat perkembangan lebih lanjut dari permainan Raditya Rahardjo di masa mendatang nanti.
Menurut kabar terbaru, Raditya sempat dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas U-20 asuhan Coach Nova Arianto pada awal bulan Maret lalu. Jelas hal ini mengartikan bahwa Raditya mempunyai potensi tinggi di dalam dirinya sehingga hal tersebut perlu ia maksimalkan lebih baik ke depannya.
Maka itu, saya berharap tentunya ia bisa terus mendapatkan jam terbang yang tinggi di klubnya saat ini untuk bisa mengeluarkan seluruh potensi yang saat ini ia miliki. Saya juga berharap ia bisa terus mengembangkan performanya secara konsisten supaya dirinya bisa bermain di level kompetisi yang lebih tinggi lagi.
Selain dari tulisan di blog ini, saya juga memiliki ulasan dan analisa berdasarkan metode FA 4 Corner Model (Technical, Tactical, Physical, dan Mental) dari permainan Raditya Yugie Rahardjo dalam bentuk Player Report. Berikut laporannya di bawah ini:
Tentu semua ulasan dan analisa ini merupakan hasil opini pribadi saya setelah menonton permainan Raditya Yugie Rahardjo secara lengkap melalui metode Video Scouting.
Saya tentunya akan senang hati dalam menerima feedback dari teman-teman yang sudah membaca artikel ini terutama bagi pembaca yang sudah paham dan banyak pengalamannya dalam melakukan Scouting.
Teman-teman bisa memberikan komentar mengenai saran dan kritik terhadap tulisan saya ini di kolom komentar yang sudah tersedia di bawah.
Saya juga membuka ruang diskusi terbuka bagi teman-teman untuk membahas pemain ini tentunya di kolom komentar.
Mungkin itu saja dari saya, dan saya ucapkan terima kasih bagi teman-teman yang sudah membaca tulisan saya ini.
Nantikan juga tulisan-tulisan dari saya mengenai IDNGem Scout selanjutnya di blog ini.
Jangan lupa follow akun Instagram, X, dan Facebook kami untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai update artikel di blog BolaGawai.com
Sekian dan Terima Kasih
Post a Comment
Mohon untuk tidak menghabiskan waktu berharga milkmu hanya untuk memberikan komentar SPAM di sini!